3 Tantangan Berqurban di Tanah Palestina

541 Dilihat 10 Juni 2020 19:27 By: Admin

Penduduk Palestina menghadapi Idul Qurban di tengah blokade, roda ekonomi yang tak berjalan, hingga penjajahan.

Kasihpalestina.comJelang Idul Adha tiba, peternak di Palestina semakin was-was saja, mengingat terjadinya penurunan permintaan dari penduduk Palestina yang hendak berqurban. Jelas saja hal ini terjadi dikarenakan kelesuan ekonomi dampak dari penjajahan Israel. Lantas tantangan apa saja yang dihadapi negeri para nabi ini dalam melaksanakan ibadah Qurban?

Kasih Palestina, lembaga penghimpun donasi Palestina terpercaya telah sajikan informasi selengkapnya untuk anda.

 

Baca juga : Mengapa Harus Bantu Palestina Sementara Negeri Sendiri Kesusahan?

 

1. Merosotnya Daya Beli Penduduk Palestina

(Salah satu foto hewan peternak di Palestina/Sumber:Telesur)

 

Abu Ahmed (54 tahun) seorang penduduk Gaza tidak pernah terlewat untuk berqurban setiap tahunnya. Namun, pada tahun ini dirinya terancam tidak dapat menunaikan ibadah qurban yang selalu dijalaninya imbas dari ekonomi di Palestina yang semakin sulit di tengah penjajahan Israel. Apalagi ditambah dengan pandemi Covid-19 yang belum usai, membuat ekonomi di Palestina semakin berat setiap harinya.

Hal serupa juga dialami oleh penduduk Palestina lainnya yang berprofesi sebagai pedagang dan semula berlangganan menyembelih hewan qurban setiap tahunnya, tetapi akibat daya beli yang semakin merosot tajam, anggaran membeli hewan qurban yang mereka tabung tak mendukung untuk membeli hewan qurban.

 

2. Berkurangnya Mudhahhy di Palestina

(Seorang penduduk Palestina bersama hewan qurbannya/Sumber:Mondoweiss)

 

Jelang Idul Adha, orang yang berqurban (mudhahhy) di Palestina semakin berkurang. Tahir Abu Hamad selaku Direktur Jendral Departemen Produksi Hewan, Kementerian Pertanian Palestina mengungkapkan sebagaimana dilansir The Palestinians Information Center, bahwa biasanya  Jalur Gaza biasanya mengkonsumsi antara 12-14 ribu sapi saat Idul Adha, juga 25-30 ribu ekor domba setiap tahunnya. Namun, tahun ini kemungkinan akan mengalami kondisi yang berbeda saat berkurangnya pengurban di Palestina.

Abu Hamad juga menjelaskan bahwa selain memburuknya situasi ekonomi, harga daging merah juga menunjukan kenaikan yang cukup signifikan. Tahun 2018 lalu, harga ternak mengalami kenaikan dari 14 Shekel (mata uang Israel) menjadi 20 Shekel per kilogram. Sedangkan harga kambing dan domba mengalami kenaikan dari 3,5 Dinar Jordania menjadi 4 hingga Dinar Jordania per kilogram.

Jika dikonversikan ke dalam mata uang Indonesia, dengan perbandingan 1 shekel= Rp 4.026,48 maka kenaikan harga per kilogram dari hewan qurban adalah Rp 56.370 hingga RP 80.529. Sementara kenaikan harga kambing dan domba jika dikonversikan mengalami kenaikan dari Rp 68.463 hingga Rp 97.805 per satu kilogram daging dari hewan ternak tersebut (1 Dinar Jordania = Rp 19.561). Harga kenaikan pada tahun 2018 ini menjadi gambaran jika pada penyelenggaraan Idul Adha 1441 H akan mengalami lonjakan kenaikan harga serupa.

 

Baca juga : Bagaimana Hukum Berzakat ke Palestina?

 

3. Sepinya Pembeli Hewan Ternak

(Potret seorang peternak Palestina sedang memberi makan hewan peternakannya/Sumber:Middle East Monitor)

 

Para peternak di Palestina juga menjelaskan jika ketersediaan hewan ternak untuk menyambut Idul Adha telah disiapkan. Namun, pembeli yang biasanya telah memesan sebulan sebelum Idul Qurban tiba, tidak kunjung datang kembali dimasa pandemi ini akibat dari lesunya ekonomi dan sulitnya mencari pendapatan tambahan, selain habis untuk digunakan kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini membuat peternak hanya dapat berharap ekonomi segera pulih dan berdoa jika sampai hari raya tiba, pelanggan hewan qurban mereka kembali untuk membeli ternak mereka. (Sumber: The Palestinians Information Center)

 

(Pemotongan hewan qurban yang dipercayakan pada Kasih Palestina/Kasih Palestina)

 

Berangkat dari hal tersebut, Kasih Palestina sebagai penghimpun donasi Palestina terpercaya kembali menggelar program Kasih Qurban Untuk Palestina yang telah sukses berjalan sejak 2018 silam. Melalui program ini, hewan qurban titipan dari Sahabat akan didistribusikan kepada keluarga syuhada Palestina, penduduk di Gaza, penduduk di sekitar Masjid Istiqlal Indonesia di Khan Younis, serta penduduk Palestina lainnya yang menjadi pengungsi di Turki.

Sahabat dapat ikut andil untuk menyukseskan program ini dengan mengirimkan sedekah qurban terbaiknya melalui:

Rekening Bank Mandiri
131 00 3618 18 18
a.n. Yayasan Kasih Palestina

Mohon melakukan konfirmasi jika sudah melakukan donasi ke:
0878 3864 8049 (Cs Donasi Online)
atau 08 123 2011 55 (Call Center)

Semoga setiap sedekah yang Sahabat alirkan, dapat menjadi wasilah kebaikan yang semakin luas di negeri yang diberkahi. (itari/Kasihpalestina)

Bagikan Artikel

Kampanye

Ikut Bangun Sumur Bor di Gaza, Alirkan Pahala Jariah Anda

Kasih Qurban, Bukti Cinta Kita untuk Palestina

Idul Adha adalah waktu terbaik untuk berlomba-lomba buktikan cinta kita kepada Palestina. Sekerat daging qurban dari kita, nyalakan semangat perjuangan mereka.

...

Donasi Sekarang

Terimakasih sudah berkunjung, untuk konfirmasi & pertanyaan bisa langsung ke admin kami dibawah ini.